Friday, November 6, 2009

Celebrate 02-10-2009

(it has been posted on facebook on Monday, October 19, 2009 at 6:43pm)

Yihaaa.. mumpung hari ini gw lg semangat, mending bikin notes aja deh hasil perburuan dr batik day kmrn. hihi.. well.. tanpa bermaksud untuk melupakan musibah gempa di sumatra barat dan sekitar'y, gw bermaksud untuk membangun kembali *halah* semangat ke-per-batik-an kita manusia2 indonesia. hehe..

wew.. ngaku deh.. pas batik day kmrn bnyk diantara kita yg jd narsis dadakan gt, alias poto2 bareng tmn2 yg lg sama2 pk batik di hari itu. hihi.. misal'y di kantor gw, yg emg biasa'ypada pk baju kasual aja klo jumat, tiba2 di batik day pd jd pk batik gt org2'y, kya lg kondangan dmn gitu.. ya ga smua sih.. tp rata2 pake.. hehe.. termasuk gw donk.. hoho..^^

BATIK Indonesia akhirnya dikukuhkan oleh badan internasional PBB, United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO) atas eksistensinya sebagai warisan budaya Indonesia. Batik menjadi salah satu warisan budaya dunia nonbendawi bersama 76 warisan budaya dunia lainnya. Klaim Malaysia atau negara lainnya pun termentahkan karena dunia mengakui batik adalah milik Indonesia. *bangga mode on* ^^

olrait.. dari sesi poto2 pun berlanjut dgn sesi gugelan.. ketik kata 'batik' hehe.. and.. voila.. gw menemukan bnyk bgt issue2 menarik ttg batik yg blm pernah kpikiran ama gw slama ini. well.. let's see this..^^

issue pertama is.. batik china.

hayo2 ini batik china ato batik lokal? tebak..^^
okay.. what the maksud..? ada bnyk bgt kontroversi dr artikel2 yg gw baca. inti'y gini : batik china itu..kain textile biasa yg bermotifkan batik dan dipasarkan lagi disini negara asal batik yg emg dijual di tmp yg pembeli'y sangat potensial. ya tujuan'y sih emg motif ekonomi. jd cerita'y mreka ngeliat peluang bisnis jualan batik di indo itu potensial terus mreka produksi scr besar2an dgn teknologi textile yg mreka punya dgn menekan harga material yg seminimum mgkn yg kualitas'y standar2 aja. dijual yg penting murah dan laku. that's all.. mreka mah ga ada niatan nge-claim 'ini batik saya' kya si malay ntuh.. tp cm nge-garment textile'y aja. sama aja sih kya kain sari india yg lmyn bnyk textile'y di china. smua'y racikan komputer.. ga ada sentuhan handmade. jd kalo menurut gw nilai artistik'y jg beda loh. dmn2 kan klo yg asli itu lebih keliatan bagus kan.. hehe.. tp entah knp yah... banyakkkkk bgt artikel2 yg 'menentang' peredaran si batik china ini. malah ada bbrp artikel yg blg kalo peredaran batik china ini : Ilegal! huah.. ga tw jg sih.. hmmm.. menurut gw, wiraswastawan batik lokal/handmade ga usah takut ah.. kita kya'y udh lmyn bs bedain mana batik aseli mana batik buatan komputer belaka.. hehe.. dan yg aseli itu motif'y lebih 'indonesia' banget.. hehe..

yaaaaa.. emg ngaruh sih ama TPT (tingkat produksi tekstil) dlm negeri. tp jgn buruk sangka dl jg lah.. Faktor lain yang menyebabkan konsumsi pasar domestik tidak sebesar biasanya adalah karena pertumbuhan ekonomi pada tahun 2009 diprediksi sebesar 4% dengan inflasi 6%. Angka ini identifikasikan semakin menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia yang berimbas pada semakin menurunnya daya beli masyarakat terhadap kebutuhan sandang. Dengan asumsi konsumsi pasar domestik sebesar 450 ribu ton, menunjukkan penurunan sebesar 6,25% jika dibandingkan dengan konsumsi pasar domestik kuartal III tahun 2008 sebesar 480 ribu ton. Meningkatnya permintaan pasar domestik karena musim lebaran diimbangi dengan meningkatnya produk impor yang masuk ke Indonesia. Peraturan pemerintah dalam Permendag No.56/M-DAG/PER/12/2008 tentang impor produk tertentu belum cukup mengatasi masalah tersebut. Fatalnya regulasi tersebut hanya mampu menekan laju impor legal saja, sedangkan produk ilegal belum terbendung dan masih menjadi permasalahan serius bagi industri TPT nasional. Dengan melihat data riset indotextiles, untuk pasar domestik pada tahun 2008 impor ilegal TPT mencapai 16%, impor legal 12% dan suplai lokal 72% dari total konsumsi 1.200 juta ton.

next.. issue yg kedua is... arti motif batik.

yg ini batik jogja.. udh sering liat kan..hehe..
berlanjut dr ribut2 ttg batik china diatas. ada baik'y deh dr pd kbanyakan ribut2 ga jelas. kita org indo aseli kudu tw motif2 batik yg ada buanyaaaakkk itu.. biar kita bisa langsung bedain jg mana yg buatan komputer sm mana yg emg motif aseli. dan ternyata.....wew..slalu ada cerita/filosofi di balik motif2 batik itu loh.. hoho.. *gw jg br tw sih* eng-ing-eng.. klik kata 'motif batik' pada om gugel.. ternyata.. set dah.. bnyk bgt motif'y mpe sukses bikin mata gw kunang2.. hihi.. gmn ngga.. ada motif batik bali, motif batik solo, motif batik jawa tengah, motif batik sunda, motif batik riau, motif batik jogja, motif batik aceh, motif batik garutan, motif batik pekalongan, motif batik jumputan, motif batik jepara, motif batik toraja, de el el.. fiuhhhh.. 1 wilayah aja ada macem2 motif'y trus makna'y jg.. wew.. misal'y..

Motif Sido-Mukti biasanya dipakai oleh pengantin pria dan wanita pada acara perkawinan, dinamakan juga sebagai Sawitan (sepasang). Sido berarti terus menerus atau menjadi dan mukti berarti hidup dalam berkecukupan dan kebahagiaan. jadi dapat disimpulkan motif ini melambangka harapan akan masa depan yang baik, penuh kebahagiaan unuk kedua mempelai.

Selain Sido Mukti terdapat pula motif Sido Asih yang maknanya hidup dalam kasih sayang.
Masih ada lagi motif Sido Mulyo yang berarti hidup dalam kemuliaan dan Sido Luhur yang berarti dalam hidup selalu berbudi luhur.

Ada pula motif yang bukan sawitan kembar, tetapi biasanya dipakai pasangan pengantin yaiu motif Ratu Ratih berpasangan dengan Semen Rama, yang melambangkan kesetiaan seorang istri kepada suaminya.
Sebenarnya masih banyak lagi motif yang biasa dipakai pasangan pengantin, semuanya diciptakan dengan melambangkan harapan, pesan, niat dan itikad baik kepada pasangan pengantin.

Pada Upacara Perkawinan Orang tua pengantin biasanya memakai motif truntum yang dapat pula berarti menuntun, yang maknanya menuntun kedua mempelai dalam memasuki liku-liku kehidupan baru yaitu berumah tangga. Boleh dibilang motif truntum merupakan simbol dari cinta yang bersemi kembali. Menurut kisahnya, motif ini diciptakan oleh seorang Ratu Keraton Yogyakarta. Sang Ratu yang selama ini dicintai dan dimanja oleh Raja, merasa dilupakan oleh Raja yang telah mempunyai kekasih baru. Untuk mengisi waktu dan menghilangkan kesedihan, Ratu pun mulai membatik. Secara tidak sadar ratu membuat motif berbentuk bintang-bintang di langit yang kelam, yang selama ini menemaninya dalam kesendirian. Ketekunan Ratu dalam membatik menarik perhatian Raja yang kemudian mulai mendekati Ratu untuk melihat pembatikannya. Sejak itu Raja selalu memantau perkembangan pembatikan Sang Ratu, sedikit demi sedikit kasih sayang Raja terhadap Ratu tumbuh kembali. Berkat motif ini cinta raja bersemi kembali atau tum-tum kembali, sehingga motif ini diberi nama Truntum, sebagai lambang cinta Raja yang bersemi kembali. cieh..cieh..cieh.. cuit..cuit.. hihi.. *halah* ^^

Dikenal juga motif Sido Wirasat, wirasat berarti nasehat, dan pada motif ini selalu terdapat kombinasi motif truntum di dalamnya, yang melambangkan orangtua akan selalu memberi nasehat dan menuntun kedua mempelai dalam memasuki kehidupan berumahtangga.



ini batik sidoarjo.. jarang liat sih gw..Nah.. menurut majalah fashion harpers Bazaar Indonesia, berikut 13 motif dasar batik yang sudah lumrah dipakai masyarakat Indonesia :

1. Parang Rusak
Adalah salah satu motif sakral yang hanya digunakan di lingkungan kraton. Motif ini juga bisa mengidentifikasi asal kraton pemakainya, apakah dari kraton Solo atau Yogya. Pantang digunakan oleh wanita yg belum menikah.

2. Parang Barong
Berasal dari kata "batu karang" dan "barong" (singa). Dulunya dikenakan para bangsawan untuk upacara ritual keagamaan dan meditasi karena motif ini dianggap sakral.

3. Parang Klitik
Menyimbolkan perilaku halus dan bijaksana. Dulu motif ini hanya dikenakan oleh para putri raja.

4. Parang Slobog
Menyimbolkan keteguhan, ketelitian, dan kesabaran.

5. Sekarjagat
Melambangkan ungkapan cinta dan memelihara perdamaian. Maka tak heran bila motif ini sering dikenakan dalam pesta pernikahan.

6. Tuntum
Biasanya dikenakan khusus untuk pernikahan terutama oleh orang tua pengantin karena motif ini berarti menuntun.

7. Kawung
Melambangkan kebijaksanaan dan keseimbangan hidup.

8. Mega Mendung
Melambangkan pembawa hujan yang dinanti-nantikan sebagai pembawa kesuburan dan pemberi kehidupan. Warna biru muda pada motif ini melambangkan semakin cerahnya kehidupan.

9. Poleng
Menggambarkan kejujuran, keseimbangan, dapat dipercaya dan berani.

10. Sido Mukti
Biasanya dikenakan oleh pengantin pria dan wanita pada acara perkawinan, dinamakan juga sebagai Sawitan (sepasang). Sido berarti terus menerus dan mukti berarti hidup berkecukupan dan kebahagiaan. Jadi motif ini melambangkan harapan akan masa depan yang baik.

11. Sido Asih
Memiliki makna kasih sayang.

12. Sido Mulyo
Berarti hidup selalu berbudi luhur.

13. Sido Wirasat
Pada motif ini selalu terdapat komdinasi motif ini selalu terdapat kombinasi motif truntum di dalamnya karena melambangkan orang tua akan selalu memberi nasehat dan menuntun kedua mempelai dalam memasuki kehidupan berumahtangga.

pantesannn.. dulu pas mw kawinan sodara gw, nyokap gw ngomel2 pas gw ngasal mw make kain batik motif parang rusak.. "aduh.. km anak gadis jgn pake motif parang rusak, nnti klo dapet jodoh cepet bubar'y loh" gitu kata nyokap dan gw cm jawab sinis "ha? emg apa hubungan'y gitu?" hahaha.. ternyata macem2 yah arti'y.. yah dulu mah menehketeheh.. hoho..

hasil snap shot di gedung BEI.. hihi..

gak cuma itu dear friends.. batik jg berevolusi wkt jaman perjuangan melawan penjajah! wew.. Ketika Jepang masuk ke Indonesia pada tahun 1942-1945 sebagai bagian dari kampanye penaklukan Asia Timur Raya, pengaruh Jepang juga terasa pada batik-batik di pesisir utara Jawa Tengah. Pada masa itu, dilahirkan batik-batik tulis yang disebut sebagai batik Jawa Hokokai. Nama ini mengikuti nama organisasi propaganda Jepang yang mengindoktrinasi semua yang berusia di atas 14 tahun tentang konsep Asia Timur Raya. Mungkin karena periode pendudukannya yang singkat serta kekejaman Jepang yang luar biasa selama 3,5 tahun masa penjajahan itu, maka sedikit saja informasi yang tersedia tentang batik Jawa Hokokai. Juga belum ada tulisan yang khusus membahas batik dari periode ini. Batik-batik dari era 1942-1945 yang sering disebut sebagai batik Jawa Hokokai ini pernah dipamerkan di Gedung Arsip Nasional pada tanggal 13 September – 24 September 2000 lalu.

Iwan Tirta dalam bukunya Batik, A Play of Light and Shades, menyebutkan para juragan batik memperkenalkan batik Jawa Hokokai sebagai tanda “penyesuaian” kepada penguasa baru supaya mereka mendapat tempat. Batik Hokokai mengingatkan pada sehelai kanvas, di mana setiap bidangnya diisi dengan rapat oleh ragam hias. Bunga sakura dimasukkan ke dalam batik Hokokai, tetapi secara keseluruhan tidak ada pengaruh khusus desain Jepang. Menurut Iwan, batik Hokokai tampak sebagai evolusi alamiah banyak batik lain di pantai utara Jawa yang dipengaruhi oleh Cina dan Eropa. awesome!^^

So.. how? sbg org Indo tentu kita kudu berbangga hati karena batik Indonesia mempunyai nilai filosofi luhur yang tinggi dan tidak dimiliki bangsa lain selain bernilai seni tinggi dan berkadar keindahan yang langgeng. Tidak hanya batik secara fisik namun simbolik yang terkandung dalam motif, ornamen dan warnanya. Bahkan filosofi yang terkandung dalam batik tradisional dan klasik itu bisa menjawab semua persoalan dalam hidup dan bisa menjadi petunjuk hidup masyarakat kita dahulu.


snap shot di galeri ATM.. hehe..


Dalam Hak Cipta, kreasi independen dua seniman yang mirip memang bisa sama-sama mendapat perlindungan, selama dapat dibuktikan bahwa kreasi itu tidak dihasilkan dari niat buruk mencontek. Apalagi kalau “contekan” itu berasal dari karya seni tradisional yang memang masih sulit dilindungi secara menyeluruh oleh sistem Hak Kekayaan Intelektual yang kini umum berlaku, yang umumnya diturunkan dari Perjanjian Internasional TRIPS 1994 (Agreement on Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights 1994).

Selain itu, ada juga potensi perlindungan lain yang ditawarkan hukum, yakni perlindungan terhadap tanda, nama atau indikasi asal suatu barang, yang disebut perlindungan Indikasi Asal. Perlindungan ini terdapat dalam Perjanjian Paris untuk Perlindungan Hak Kekayaan Industrial 1883 (The Paris Convention for Protection of Industrial Property of 1883). Perjanjian internasional tersebut melindungi hak-hak kekayaan intelektual selain Hak Cipta. Sama dengan Konvensi Bern, perjanjian itu juga mengikat Malaysia dan Indonesia. Perjanjian Paris melarang setiap barang beredar dengan menggunakan Indikasi Asal yang salah atau menyesatkan. Dalam hukum nasional Indonesia, Indikasi Asal sebetulnya juga telah diatur. Sayangnya, pengaturannya hanya merupakan bagian kecil dari UU No. 15 Tahun 2001 tentang Merek. Itu membuat penafsiran umum yang sempit di kalangan pakar hukum nasional, jika ada pembicaraan soal Indikasi Asal, pasti yang dibicarakan “hanyalah” sejenis merek dagang seperti Nike, Channel atau Prada. Umumnya, lagu, tari-tarian, atau karya-karya artistik lain, memang bukan objek langsung dari Hak Merek, tetapi Hak Cipta. Jadi, belum apa-apa, sudah timbul persepsi bahwa penghubungan perlindungan Indikasi Asal dengan karya-karya tradisional yang berwujud karya-karya seni itu sudah “salah” dari awal. Padahal, perlindungan Indikasi Asal tidak sesempit itu. Jika Indikasi Asal diartikan sebagai bagian dari Indikasi Geografis dalam arti luas, hanya saja belum didaftar, sejarah dan akar budaya setempat, termasuk tradisi pembuatannya, justru adalah salah satu syarat utama perlindungan, di samping faktor alamiah lainnya. Perlindungan ini juga tidak mensyaratkan orisinalitas sekualitas Hak Cipta atau tingkat invensi setinggi paten. Yang “hanya” perlu dibuktikan adalah, suatu nama yang disandang oleh barang atau karya material terkait punya karakter yang unik, yang berasal dari pengaruh faktor alam dan sejarah budaya setempat. Jadi, perlindungan atas Indikasi Geografis, termasuk Indikasi Asal, betul-betul menjunjung karakter lokal. Singkatnya, perlindungan Indikasi Geografis dan Indikasi Asal, sesuai namanya, memang hendak melindungi dan menghormati “tempat asal” karya yang sebenarnya. hohoho..^^

HUAH.. dari 1 kain doank ko gw jd mikir'y melanglang buana kmana2 gini yah.. hihi..^^ Okay.. mgkn udh bkn lg saat'y ngomong WHY tp mgkn skg saat'y ngomong HOW. hehe.. dari ketiga hal diatas mnurut gw saling berhubungan 1 sama lain loh.. dari kasus batik china itu, ya emg ngerugiin peluang pasar batik lokal sih. krn selain murah textile mreka sintetis bgt jd ga cpt sobek. ah tp sapa bilang.. gw seneng ko pk batik lokal.. adem tw klo bwt dipake dirumah. hehe.. trus motif'y jg kliatan lah bkn buatan komputer krn ada bercak2 tinta malam'y diserat2 kain katun'y itu. nah maka'y ada baik'y kita paling ngga tw lah dikit2 ttg motif2 batik. yaaa minimal bisa bedain mana yg buatan komputer mana yg aseli pk tinta malam. kalo kita aware, pasti kita bisa langsung bedain kok. abis gitu jgn lupa dipake donk.. hehe.. bwt jalan2 keq.. bwt ke acara formil keq.. bwt dirumah keq.. as you wish lah..^^ ga usah merasa 'menang' dulu krn pngakuan UNESCO itu, yg bener itu kita harus 'menang' ngelawan mind set kita sndri. Biar batik ini tetep eksis di kehidupan org2 indo sehari2. ga ada rasa malu ato mrasa kuno lg pk batik.

Udah lewat masa2 org2 Indo "Luar Negeri minded" kya 10 taon yg lalu. ini bkn generasi Mtv lg kan.. hehe.. kalo dulu pulang sekolah gw demen bgt langs nonton Mtv.. tp mgkn skg pulang kerja gw demen bgt nonton Opera van Java sambil ngekek2.. klo dulu gw demen bgt nonton telenovela, mgkn skg malah demen nonton cinta pitri. wakakakakka.. cara membentuk mind set org indo itu adlah dgn menciptakan trend baru.. hihi.. staun yg lalu, ITC kuningan dipenuhi dgn jualan baju2 batik kontemporer bwt ke kantor.. akhir'y jd trend ke kantor pk baju2 batik kontemporer itu.. hihi.. nama'y jg org indo.. asal ada yg nge-HITS sekali trus laku eh yg laen jg ntar latah pd ikut2an.. hoho.. pas gw masih sma dl jg pernah lg jaman2'y rok batik yg pk karet di pinggang model'y A line gitu, trus pd beli smua deh cewe2 bwt dipake rame2 klo jalan2..^O^v

Well.. gw skg mw ngucapin Congratz bwt perjuangan designer2 Indo & pengusaha2 batik dmn pun brada yg slama berjuang tanpa lelah bertaun2 bwt menjadikan batik 'naik kelas' dan bgini membanggakan bwt kami yg memakai'y saat ini.^O^ Thanks to Bunda Anne Avantie bwt kebaya2'y yg udh keliling dunia & Iwan tirta bwt riset batik Jawa Hokokai'y.. dan smua designer2 lain'y deh.. we appreciate & support to all yours struggle for our precious heritage : especially Batik. Met Hari Batik 021009 yaw..^^v

No comments:

wibiya widget

Pages

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails